Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penyebab Monetisasi Youtube Ditangguhkan Karena Konten Berulang

Dismonetisasi Youtube karena konten berulang
Dismonetisasi Youtube karena konten berulang
Hari ini saya mendapat pemberitahuan yang kurang mengenakkan. Tiba tiba saja saya mendapat email dari Youtube yang mengatakan bahwa channel youtube saya tidak lagi memenuhi syarat untuk dimonetisasi. Padahal channel saya ini baru beberapa bulan yang lalu dimonetisasi.

Monetisasi dinonaktifkan berarti tidak ada lagi iklan yang tayang dalam video saya dan otomatis pula tidak ada penghasilan yang masuk dari channel.
Fitur monetisasi dinonaktifkan karena konten berulang
Fitur monetisasi dinonaktifkan karena konten berulang
Menurut Pihak youtube,alasan dari tidak memenuhi syarat chanel saya ini adalah karena konten berulang. Konten berulang itu yang bagaimana? 

Dibawah adalah beberapa hal yang dijelaskan dari kebijakan monetisasi youtube yang dikategorikan dalam konten berulang.
Fitur monetisasi dinonaktifkan karena konten berulang
Fitur monetisasi dinonaktifkan karena konten berulang
Yang termasuk konten berulang menurut kebijakan youtube:
1.Konten yang tidak memberikan komentar original atau nilai pendidikan yang signifikan.
Mungkin ini dari komentar robot,atau sub for sub sehingga komentarnya terlihat tidak natural sesuai isi video.

2.Sebagian besar dari konten channel benar-benar sama dengan konten lain atau sangat mirip. 
Yang saya tangkap dari penjelasan ini adalah konten atau nichenya sama persis dengan channel lain atau menjiplak persis.

3.Channel anda mengupload video pihak ketiga yang digabungkan dengan sedikit perubahan sehingga tidak ada perubahan sama sekali.
Isi video semua mengambil dari video orang lain kemudian di trim dan digabungkan saja kemudian diupload ke channel anda

4.Anda mengupload konten dari pihak ketiga dikompilasi tanpa narasi.
Seperti nomer 3

5.Konten di channel anda sudah diupload di channel lain terlebih dahulu.
Saya masih bingung dengan hal ini. Apakah isi konten sama atau videonya yang benar benar sama.

6.Konten di channel anda diupload berkali-kali oleh banyak pengguna.
Saya juga belum paham dengan ini.Apakah misalnya konten saya, cara membuat bunga dari plastik,tapi konten membuat bunga tersebut sudah banyak cdi hannel lain yang menguploadnya?

7.Konten yang diproduksi massal yang sengaja untuk meningkatkan jumlah penayangan tanpa menambah nilai pendidikan yang signifikan atau nilai lainnya. 
Yang ini mungkin sudah jelas.

8.Suara sintetis membaca konten pihak ketiga atau konten yang tidak masuk akal.
Yang saya pahami ini adalah suara pihak ketiga seperti dari robot google translate atau aplikasi lain.

9.Konten di channel dengan perubahan minimal dari video sebelumnya ke video berikutnya.

10.Konten yang berulang atau tidak beralasan tanpa nilai pendidikan, komentar, atau narasi tambahan.

11.Konten yang diproduksi massal atau dihasilkan secara terprogram otomatis.

12.Slideshow gambar atau teks scroll dengan sedikit atau tanpa narasi, komentar, atau nilai pendidikan tambahan
Seperti keterangan diatas,untuk slideslow yang hanya gambar saja mungkin sudah tidak boleh.

Dari keterangan diatas,saya masih belum bisa menafsirkan dengan pasti beberapa hal yang bisa melanggar syarat monetisasi.

Sebelum pemberitahuan ini, dulu saya pernah ada juga pemberitahuan konten duplikat, namun pemberitahuan itu ketika saya sedang menngupload video ke channel youtube.

Jadi sebelum video di publish untuk umum, sudah ada pemberitahuan dulu dari pihak youtube bahwa video anda duplikat dari video sebelumnya.

Sekarang sepertinya tidak ada lagi. Seperti yang saya alami ini,tiba tiba saja monetisasi dinonaktifkan.

Dalam keterangan tersebut pihak youtube juga tidak memberikan secara spesifik video saya yang mana yang melanggar syarat kebijakan.

Jika jelas video yang mana, maka kita akan menjadi lebih mudah dalam perbaikanya.

Kali ini saya harus mengecek secara keseluruhan secara detail video atau konten mana yang menjadi penyebab bermasalah di channel saya sehingga dinonaktifkan fitur monetisasinya.

Apakah Channel masih bisa dimonetisasi kembali? 
Seperti keterangan pada email yang dikirimkan ke saya,bahwa channel masih bisa mengajukan monetisasi setelah melewati waktu 30 hari.
Cara pengajuan banding channel youtube
Cara pengajuan banding channel youtube
Jadi pihak youtube memberikan tenggang waktu 30 hari untuk mengecek dan memperbaiki semua kesalahan yang ada pada channel dan nanti pada hari ke 30 akan muncul menu banding untuk pengajuan ulang.

Diterima atau ditolak masih belum bisa diprediksi,karena seperti diatas saya bilang bahwa video mana yang melanggar tidak diberitahukan secara spesifik.

Hal itu bisa menjadi pembelajaran untuk anda yang baru memulai membuat konten untuk channel youtube ataupun yang sudah mempunyai channel, agar sebaiknya memperhatikan kebijakan monetisasi dan pedoman komunitas agar channel tetap aman dan bisa menghasilkan uang dari youtube.

7 comments for "Penyebab Monetisasi Youtube Ditangguhkan Karena Konten Berulang"

  1. Saya juga. Karena lupa & serakah Ingin punya 2 Google Adsense.
    Video yg sdh diupload di channel 1 (milik saya tp blm dimonetasi), diupload kembali di Channel 1 (milik saya, sdh dimonetasi). 5 menit kemudian, langsung di hentikan monetasinya. Sdh 1 tahun tak bisa dimonetasi lagi pdhl sdh 4 rb video dihapus & 10 juta penayangan hilang.

    ReplyDelete
  2. mengapus nya gimna itu gan saya kenak juga nih

    ReplyDelete
  3. Seharusnya kamu hapus video terakhir kamu setelah upload , lalu ajukan kembali ..sy juga sprti itu Alhamdulillah udh beres

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sepertinya yang menjadi masalah adalah video terakhir uploud. Apakah sampai sekarang masih aman monetasinya

      Delete